Jakarta, 7 Mei 2026 – Suasana duka menyelimuti keluarga sopir truk tangki bahan bakar minyak yang menjadi korban dalam kecelakaan maut melibatkan bus ALS di wilayah Sumatera Selatan. Tangis keluarga pecah saat jenazah korban tiba di rumah duka untuk disemayamkan sebelum dimakamkan.
Istri korban terlihat tidak kuasa menahan kesedihan setelah kehilangan sosok suami yang selama ini menjadi tulang punggung keluarga. Kerabat dan warga sekitar turut berdatangan memberikan dukungan moral kepada keluarga yang tengah berduka.
Kecelakaan tersebut terjadi ketika bus ALS dan truk tangki BBM terlibat tabrakan di jalur lintas yang ramai dilalui kendaraan antarkota. Benturan keras menyebabkan kerusakan parah pada kedua kendaraan dan menimbulkan korban jiwa serta luka-luka.
Petugas kepolisian bersama tim evakuasi segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan kejadian. Proses penanganan berlangsung cukup lama karena kondisi kendaraan yang rusak berat dan posisi kecelakaan yang sempat menghambat arus lalu lintas.
Pihak berwenang masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan, termasuk kemungkinan faktor kelalaian pengemudi, kondisi jalan, hingga aspek teknis kendaraan. Sejumlah saksi di lokasi kejadian telah dimintai keterangan untuk membantu proses penyelidikan.
Keluarga korban mengenang almarhum sebagai pribadi pekerja keras yang sehari-hari mencari nafkah dengan mengemudikan truk tangki antarwilayah. Kepergiannya secara mendadak meninggalkan duka mendalam bagi istri, anak, dan keluarga besar.
Kecelakaan tersebut kembali menjadi pengingat pentingnya keselamatan berkendara, terutama bagi kendaraan berat dan transportasi antarkota yang menempuh perjalanan jarak jauh. Pengamat transportasi menilai pengawasan terhadap kondisi kendaraan dan jam kerja sopir perlu terus diperketat guna mencegah kecelakaan serupa.
Pemerintah daerah bersama aparat terkait juga diminta meningkatkan pengawasan di jalur rawan kecelakaan serta memastikan standar keselamatan transportasi dijalankan dengan baik oleh seluruh operator angkutan umum maupun kendaraan logistik.
Hingga kini, sejumlah korban luka masih menjalani perawatan medis, sementara proses penyelidikan kecelakaan terus dilakukan oleh pihak kepolisian untuk mengetahui kronologi lengkap insiden tragis tersebut.






