“Operasi Bersih Tanah Abang: Penjual Obat Keras Tramadol dan Heximer Gencar Ditindak

Aparat gabungan terus meningkatkan penindakan terhadap peredaran obat keras ilegal di sekitar Tanah Abang—terutama sepanjang Jalan KS Tubun dan Jembatan Penyeberangan Multiguna (JPM). Tramadol, Heximer, dan obat daftar G lainnya menjadi target utama razia terbaru.


🚨 1. Kasus Terakhir: Penindakan Tramadol Terbuka

Pemprov DKI melalui Gubernur Pramono Anung berjanji untuk menindak tegas praktik penjualan terbuka tramadol di kawasan Tanah Abang. Aparat Satpol PP didukung oleh Polri dan BPOM untuk segera menutup akses dan mengambil tindakan hukum megapolitan.kompas.com+8antaranews.com+8megapolitan.kompas.com+8.


🛑 2. Satpol PP Tangkap & Sita Ribuan Butir Obat


👣 3. Modus Penjualan Terbuka di Trotoar

Wartawan Kompas mencatat penjual tramadol berjualan di trotoar Jalan KS Tubun, seperti di depan Museum Tekstil dan jembatan penyeberangan. Lebih dari 10 orang menawarkan obat keras ini langsung kepada pengendara motor yang berhenti sejenak antaranews.com+10megapolitan.kompas.com+10megapolitan.kompas.com+10.


🏥 4. Penanganan Kombinasi Penegakan & Sosial

Para pelaku yang tertangkap tidak langsung dipenjara, tetapi dikirim ke Panti Sosial Dinas Sosial DKI disertai proses hukum ringan (tipiring). Satpol PP juga semakin intensif melakukan razia berkala untuk memastikan akses cepat ke obat ilegal tidak terulang antaranews.com+5megapolitan.kompas.com+5jawapos.com+5.


⚠️ 5. Dampak Kesehatan dan Keamanan Masyarakat

Wali Kota Arifin menekankan bahwa obat daftar G seperti tramadol dapat menyebabkan gangguan mental, memicu kekerasan, dan mengancam ketertiban publik. Karena itulah razia akan terus digencarkan di Tanah Abang dan sekitarnya megapolitan.kompas.com+2jawapos.com+2antaranews.com+2.


🔍 Kesimpulan

Operasi gabungan aparat mulai berhasil menekan aktivitas penjualan obat keras di Tanah Abang. Efektivitas penggerebekan, pendataan pelaku, serta pendekatan sosial menunjukkan strategi multifaset. Masyarakat tetap diminta waspada—apabila menemukan praktik serupa, segera laporkan ke Satpol PP, kepolisian, atau BPOM.


🧭 Rekomendasi dan Langkah Berikutnya:

  • Pantau terus razia rutin dari Satpol PP DKI dan Jakpus.

  • Laporkan jika melihat penjualan ilegal lewat kanal resmi Pemprov (Aspirasi Jakarta).

  • Edukasi warga soal bahaya penggunaan obat keras tanpa resep dan risiko gangguan kesehatan.

Dengan pengawasan ketat dan dukungan masyarakat, diharapkan Tanah Abang bisa kembali menjadi tempat belanja aman dan bebas dari praktik peredaran obat ilegal.

Related Posts

Wearable Device dan Biometrik dalam Latihan Tim Pro: Meningkatkan Performa dan Kesehatan Pemain

Industri esports semakin berkembang, dan seiring dengan itu, teknologi wearable dan biometrik menjadi bagian integral dalam pelatihan tim pro. Perangkat ini memberikan wawasan mendalam mengenai performa, kesehatan fisik, dan mental…

Marak Peredaran Ilegal Xanax (Alprazolam): Obat Penenang yang Disalahgunakan Jadi ‘Narkoba Halus’

Obat penenang Xanax, yang mengandung zat aktif alprazolam, kini menjadi sorotan aparat penegak hukum dan tenaga kesehatan di Indonesia. Meski tergolong psikotropika golongan IV yang sah digunakan secara medis untuk…

You Missed

Belahan Jantungku – Andien: Lagu Romantis untuk Kekasih

Salah – Potret: Kisah Hubungan yang Rumit

Persebaya Surabaya Raih Tiga Poin Berharga Atas Persita Tangerang

Persipura Jayapura Tampilkan Performa Menggigit Saat Menaklukkan Bhayangkara FC

Bimbang – Melly Goeslaw: Perasaan Ragu dalam Cinta

Judul: “Dewa United Pecah Telor di Super League 2025/26 Usai Hajar Persik Kediri 3–1 di Kandang”