Arsenal akhirnya menuntaskan spekulasi soal masa depan Bukayo Saka dengan mengumumkan perpanjangan kontrak jangka panjang bagi winger andalan mereka. Pemain berusia 23 tahun itu menandatangani kontrak baru berdurasi lima tahun, membuatnya tetap berseragam The Gunners hingga 2030.
Keputusan ini disambut penuh suka cita oleh fans Arsenal, mengingat Saka telah menjadi ikon kebangkitan klub dalam beberapa musim terakhir. Dengan kecepatan, kreativitas, dan ketajamannya, Saka menjadi tulang punggung dalam proyek jangka panjang Mikel Arteta untuk membawa Arsenal kembali meraih gelar Premier League.
Direktur olahraga Arsenal, Edu Gaspar, menyebut perpanjangan kontrak ini sebagai pencapaian penting. “Bukayo adalah pemain spesial. Dia tumbuh di akademi kami, memahami budaya klub, dan selalu memberikan yang terbaik di lapangan. Kami sangat senang dia memilih bertahan untuk memimpin generasi baru Arsenal,” ujar Edu.
Musim lalu, Saka tampil gemilang dengan torehan 18 gol dan 14 assist di semua kompetisi. Catatan impresif itu membuatnya masuk nominasi pemain terbaik PFA. Meski masih muda, ia menunjukkan kedewasaan luar biasa dalam mengambil keputusan, baik saat menyerang maupun membantu pertahanan.
Mikel Arteta menambahkan bahwa kehadiran Saka akan tetap menjadi kunci dalam strategi tim. “Dia pemain yang bisa mengubah jalannya pertandingan kapan saja. Dengan energi dan kualitasnya, saya yakin dia akan menjadi salah satu pemain terbaik dunia dalam beberapa tahun ke depan,” kata Arteta.
Bagi fans Arsenal, kabar ini seperti trofi tersendiri. Mereka sempat khawatir Saka akan tergoda dengan tawaran besar dari klub top Eropa seperti Manchester City atau Real Madrid. Namun, loyalitasnya untuk tetap di London Utara semakin mengukuhkan statusnya sebagai pahlawan Emirates.
Selain memperpanjang kontrak Saka, Arsenal juga dikabarkan sedang dalam proses memperbarui kontrak beberapa pemain kunci lainnya, termasuk William Saliba dan Martin Ødegaard. Hal ini menunjukkan keseriusan manajemen untuk menjaga stabilitas skuad yang sedang berkembang pesat.
Kini, fokus Saka adalah membawa Arsenal meraih gelar besar. Setelah musim lalu gagal di persaingan Premier League, ia bertekad untuk bangkit lebih kuat dan mempersembahkan kejayaan bagi klub yang telah membesarkannya sejak kecil.