Jakarta, 3 Mei 2026 – Tokoh pemerintahan Bima Arya Sugiarto mengajak generasi muda Indonesia untuk mulai mempersiapkan diri menjadi pemimpin masa depan. Ia menekankan pentingnya membangun karakter, kompetensi, serta integritas sejak dini.
Dalam sebuah kesempatan, Bima Arya menyampaikan bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam menentukan arah bangsa. Oleh karena itu, mereka perlu membekali diri dengan pengetahuan, keterampilan, serta sikap kepemimpinan yang kuat.
Ia menyoroti bahwa tantangan ke depan akan semakin kompleks, mulai dari perkembangan teknologi hingga dinamika global. Generasi muda dituntut untuk adaptif, inovatif, dan mampu berpikir kritis dalam menghadapi perubahan tersebut.
Selain pendidikan formal, Bima Arya juga mendorong anak muda untuk aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan organisasi. Pengalaman di lapangan dinilai penting untuk melatih kemampuan kepemimpinan serta memperluas wawasan.
Menurutnya, kepemimpinan tidak hanya soal jabatan, tetapi juga tentang kemampuan memberikan solusi dan membawa perubahan positif bagi masyarakat. Nilai-nilai seperti kejujuran, tanggung jawab, dan kerja sama menjadi fondasi utama yang harus dimiliki.
Ia juga mengingatkan pentingnya memanfaatkan teknologi secara bijak. Di era digital, informasi dapat diakses dengan mudah, namun diperlukan kemampuan untuk memilah dan mengolah informasi secara tepat.
Bima Arya menilai bahwa Indonesia memiliki potensi besar dari sisi sumber daya manusia. Jika generasi muda dipersiapkan dengan baik, mereka dapat menjadi motor penggerak pembangunan di masa depan.
Sejumlah peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut menyambut positif ajakan tersebut. Mereka mengaku termotivasi untuk terus mengembangkan diri dan berkontribusi bagi masyarakat.
Dengan dorongan ini, diharapkan semakin banyak generasi muda yang siap mengambil peran sebagai pemimpin di berbagai bidang. Persiapan sejak dini menjadi kunci dalam menciptakan masa depan yang lebih baik bagi bangsa.







