Green Day Kembali Mengguncang Dunia Musik: Album Baru dan Tur Global ‘Saviors 2025’ Disambut Antusias

Band punk rock ikonik asal California, Green Day, kembali menyita perhatian dunia musik dengan peluncuran album terbarunya berjudul “Saviors”, yang resmi dirilis pada awal 2024. Diikuti oleh tur global bertajuk “Saviors World Tour 2024–2025”, Green Day membuktikan bahwa semangat punk mereka masih membara meski sudah lebih dari tiga dekade berkarier.


🎸 Tentang Green Day

  • Formasi inti:

    • Billie Joe Armstrong – vokal & gitar

    • Mike Dirnt – bass

    • Tré Cool – drum

  • Asal: East Bay, California

  • Tahun terbentuk: 1987

  • Genre: Punk rock, alternative rock, pop punk

  • Label: Reprise Records

Green Day dikenal sebagai pelopor gelombang punk rock modern lewat album legendaris seperti “Dookie” (1994), “American Idiot” (2004), dan “21st Century Breakdown” (2009).


📀 Album “Saviors” dan Isinya

Album ke-14 Green Day, “Saviors”, menghadirkan nuansa balik ke akar punk klasik mereka, namun tetap relevan dengan tema sosial-politik masa kini.

Beberapa lagu andalan:

  • “The American Dream Is Killing Me”

  • “One Eyed Bastard”

  • “Dilemma”

  • “Bobby Sox”

Liriknya menyinggung isu seperti kapitalisme, polarisasi sosial, dan kecemasan generasi muda—dengan gaya satire khas Billie Joe.


🌍 Tur Dunia “Saviors World Tour 2024–2025”

Green Day menggelar tur global yang mencakup:

  • Amerika Utara (AS & Kanada)

  • Eropa (UK, Jerman, Prancis, Spanyol)

  • Asia (Jepang, Korea Selatan, dan kemungkinan besar Indonesia pada akhir 2025)

  • Australia & Amerika Selatan

Penampilan mereka di Glastonbury dan Lollapalooza kembali menegaskan status mereka sebagai band panggung utama yang tak lekang oleh waktu.


🎤 Relevansi dan Pengaruh

Green Day tetap digemari lintas generasi. Album “Saviors” menjadi bahan diskusi di komunitas punk modern, sementara lagu-lagu lawas seperti “Boulevard of Broken Dreams” dan “Holiday” tetap menjadi anthem kaum muda.

Band ini juga vokal dalam isu perubahan iklim, anti-ketimpangan sosial, dan kebebasan berekspresi, menjadikan mereka simbol rock yang tidak hanya menghibur, tapi juga menyuarakan sesuatu.


💬 Kata Billie Joe Armstrong

“Kita hidup di zaman yang absurd. Lewat ‘Saviors’, kami ingin berteriak – bukan hanya marah, tapi juga berharap. Punk bukan soal usia, tapi keberanian untuk melawan ketidakadilan.” – Billie Joe Armstrong


✅ Kesimpulan

Green Day telah membuktikan bahwa usia hanyalah angka bagi band dengan visi kuat dan semangat menyala. Album “Saviors” dan tur dunianya tidak hanya merayakan nostalgia, tapi juga mengokohkan posisi mereka sebagai ikon musik lintas zaman yang relevan, berani, dan terus bersuara.

Related Posts

Belahan Jantungku – Andien: Lagu Romantis untuk Kekasih

Andien Aisyah, penyanyi bersuara khas yang kerap menggabungkan nuansa pop dan jazz, dikenal piawai dalam menghadirkan lagu-lagu romantis penuh penghayatan. Salah satu karyanya yang begitu menyentuh adalah “Belahan Jantungku”. Lagu…

Salah – Potret: Kisah Hubungan yang Rumit

“Salah” adalah salah satu lagu paling populer dari grup musik Potret, yang dipimpin oleh Melly Goeslaw dan Anto Hoed. Dirilis pada akhir 1990-an, lagu ini menjadi hits besar berkat liriknya…

You Missed

Belahan Jantungku – Andien: Lagu Romantis untuk Kekasih

Salah – Potret: Kisah Hubungan yang Rumit

Persebaya Surabaya Raih Tiga Poin Berharga Atas Persita Tangerang

Persipura Jayapura Tampilkan Performa Menggigit Saat Menaklukkan Bhayangkara FC

Bimbang – Melly Goeslaw: Perasaan Ragu dalam Cinta

Judul: “Dewa United Pecah Telor di Super League 2025/26 Usai Hajar Persik Kediri 3–1 di Kandang”